Sunday, July 3, 2011

It's Because You're Stupid (Pt.2)

Semua terkejut. Ruangan itu sempat hening beberapa saat.

Ryeowook yang di kamarnya mendengar Kyuhyun berteriak juga terkejut. Dia lalu keluar dan menghampiri semuanya.

“Sudahlah, Kyuhyun. Ini memang takdir.” Kata Ryeowook lirih. Matanya masih membengkak.

Kyuhyun menarik baju Ryeowook. “TAKDIR? INI TAKDIR, HYUNG? Apa hyung mau Cheri jadi milikku? Apa hyung rela? Aku tak ingin memilikinya! Dia hanya milikmu!!” Kata Kyuhyun yang sedang emosi tinggi.

Semua tercengang. Suasana menjadi sepi selama beberapa saat.

Kibum : “Kyuhyun-ssi, stop doing anything like that!”
Kyuhyun : *Masih ngamuk* “WHAAATT!? WHAT DO YOU WANT WITH
ME, HUH!?”
Yesung : “I don’t thonk that he want to talk to us...”
Siwon : “It’s think, not thonk...”
Yesung : “Terserah!! Aku menyerah di pelajaran bahasa Inggris!!”
Kibum : “Up to you...”
Ryeowook : “Oh, ayolah!! Tak ada yang bisa dilakukan!!”

Semua terdiam, seolah-olah perkataan Ryeowook adalah skak mat di catur.

Ryeowook : “Jadi? Ada yang berani menentang ortu Cheri?”
Kibum : “Aku ndak berani...”
Kyuhyun : “Apalagi akuu~ Nti aku digebuk ama rotan TT”
Yesung : “Wakakaka~ Rotan aja takut~”
Siwon : “Sakit lah hyung digebuk rotan. Aku juga pernah...”
Yesung : “Mang bisa berdarah?”
Siwon : “Bisa lah~~~”
Yesung : *glek..*
Kyuhyun : “Ikh, malah sibuk bicarain rotan..” *Ekspresi sebal*
Yesung : “Kekeke~ Sorry~”
Siwon : “Iya sih... Yesung hyung sih... rotan aja dibawa-bawa kemana-mana...”
Yesung : “Apa maksudmu??” *Mata melotot*
Siwon : “Ah, nggak papa...”

Ryeowook : “Eeeeh!! Jadinya aku gimana neeehhh??”

Semua terdiam lagi. Dasar satu rumah, ya begini ini jadinya.

“Kapan pernikahanya?” tanya Ryeowook memecah keheningan.

“Minggu depan,” kata Kyuhyun lemas.

“Oh, aku akan datang,” kata Ryeowook sambil berdiri. Lalu dia melangkah ke luar rumah.

“Ryeowook hyung!!” Kata Kyuhyun mencegah, tapi percuma. Ryeowook tak menghiraukan. Dia hanya pergi.

o o O o o

Ternyata, Ryeowook pergi ke apartemennya. Sepertinya, dia hanya akan menenangkan dirinya selama seminggu.

“Pagi, Ryeowook!” sapa Jong, satpam lobi.

“Pagi juga,” jawab Ryeowook lesu.

“Ryeowook, kamu kenapa?” tanya Jong.

Ryeowook hanya tidak menjawab. Ia hanya pergi meninggalkan satpam itu yang masih terheran-heran.

Saat Ryeowook akan membuka pintu apartemennya, dia terkejut karena pintu tak terkunci.

“Siapa yang ada di dalam? Rasanya aku tak pernah memberi kunciku pada siapapun,” kata Ryeowook dalam hati.

Dia membuka pintu. Betapa ia terkejut ketika melihat siapa yang didalam.

“Cheri-ah!!” kata Ryeowook.

“Maaf, Ryeowook. Aku hanya kesini untuk... untuk... Tapi aku tak ada maksud apa-apa,” kata Cheri yang begitu terkejut dan takut ketika melihat Ryeowook.

“Tak apa, tapi, apa Kyuhyun tau kamu disini?” tanya Ryeowook.

“Malah dia yang menyuruhku ke sini, Ryeowook-ssi,” kata Cheri.

Ryeowook terdiam. Selama ini, Kyuhyun memang mendukung hubungannya dengan Cheri. Ia sekarang baru tau, dibalik kesinisannya itu, Kyuhyun merupakan orang baik.

“Ryeowook-ssi, boleh aku minta sesuatu?” tanya Cheri tiba-tiba.

“T-tentu! Oh ya, kau mau jus atau teh?” tanya Ryeowook.

“Kalau boleh air, hehe..” jawab Cheri.

“Ah kau ini, selalu meminta yang berbeda dari pilihan. Sebentar, aku ambilkan air,” kata Ryeowook.

Ryeowook ke dapur, sementara Cheri duduk di sofa yang berwarna hijau di ruang tamu apartemen Ryeowook. Tiba-tiba, dia teringat sesuatu, pengalaman dua tahun yang lalu, di tempat yang sama.

********************************************************
Cheri : “Oppa, apa oppa benar-benar menyukai warna putih?”
Ryeowook : “Tidak juga, kenapa memangnya?”
Cheri : “Entahlah, aku merasa Apartemen oppa terlalu polos.”
Ryeowook : “Oh, jadi, Cheri-ah mau sofa warna apa biar tidak terlalu polos?”
Cheri : “Hijau muda saja, oppa, hehe..”
Ryeowook : “Oh, baiklah, jika itu yang Cheri-ah mau. Aku akan menggantinya.”
********************************************************

Cheri yang mengingat kenangan itu, tiba-tiba matanya berkaca-kaca. Ia tak pernah menyangka, Ryeowook benar-benar akan mengganti sofa itu dengan warna hijau muda, warna favoritnya.

Perlahan-lahan, ia mulai menangis.

Ryeowook yang baru saja keluar dari dapur terkejut melihat Cheri menangis. Ia berjalan cepat dan menaruh gelas air di meja kecil di depan sofa dan menghampiri Cheri.

“Cheri, kenapa menangis?” tanya Ryeowook. Ia duduk di sebelah Cheri.

“Ryeowook-ssi...” kata Cheri.

Lalu, Cheri memeluk Ryeowook. Ryeowook hanya membelai rambut panjang Cheri dengan lembut.

“Ryeowook-ssi, Saranghaeyo..” kata Cheri pelan.

“Aku juga, Cheri. Tapi Cheri-ah sekarang ada Kyuhyun,” kata Ryeowook.

“Aku tak mau bersamanya. Aku hanya mau dengan Ryeowook-ssi,” kata Cheri.

Ryeowook memeluk Cheri dengan erat. “Saranghaeyo,” kata Ryeowook pelan.

Mereka berpelukan selama beberapa menit, hingga akhirnya Ryeowook melepaskan pelukannya.

“Ryeowook-ssi, aku ingin Ryeowook-ssi yang memilihkan baju pengantinku,” kata Cheri.

Ryeowook terkejut. “tapi, bagaimana jika ketahuan?” tanya Ryeowook.

“Tenang, Cheri-ah ada rencana,” kata Cheri.

“Apa itu?” tanya ryeowook.

Cheri membisikkan sesuatu pada Ryeowook, lalu Ryeowook mengangguk.

“Oke, kapan pergi beli bajunya?” tanya Ryeowook.

“Besok jam 10. Kita ketemuan di terminal bus dekat toko buku itukali yah. Jangan lupa dengan rencananya. Nanti Leeteuk-ssi atau Siwon-ssi akan mengantarkan barang-barang yang diperlukan,” kata Cheri.

“Oke,” kata Ryeowook.

Lalu Cheri pamit dan pulang.

o o O o o

Kyuhyun yang masih nggak karu-karuan di rumahnya kedatangan tamu.

“Kyuhyun-ssi! Bisa aku minta bantuan? Bisa tolong panggilkan Siwon-ssi?” tanya Cheri.

“Tentu,” jawabnya lesu.

“Siwon hyung! Cheri mencarimu!” Kata Kyuhyun keras ke arah dalam rumah. Lalu, Siwon nongol.

“Ada yang bsia kubantu, Cheri?” tanya Siwon.

“Bisa tolong sampaikan barang-barang ini pada Ryeowook-ssi? Aku mohon,” kata Cheri.

“Tentu,” kata Siwon. Lalu Cheri memberikan Siwon sekotak barang.

“Kamsahamnida, Siwon-ssi! Aku pulang dulu ya~ Ryeowook-ssi ada di apartemennya,” kata Cheri.

“ya, sama-sama,” kata Siwon.

Siwon pun segera pergi memberikan Ryeowook kotak itu.

Continue..

Wednesday, June 29, 2011

It's Because You're Stupid (Pt.1)

Ryeowook menatap dalam gadis dihadapannya.

“Mian, Ryeowook ssi, aku tak tahu harus menyampaikan apa padamu.” Kata gadis dihadapannya yang bernama Cheri. Gadis itu juga sudah mulai menangis.

“Tak apa, Cheri. Aku bisa memaklumi.” Kata Ryeowook sedih. Dia terus menatap Cheri dalam-dalam. Tangannya memegang erat tangan gadis dihadapannya.

“Maafkan aku...” Kata Cheri sekali lagi.

“Tak apa.” Kata Ryeowook.

“Aku akan berusaha untuk melepasmu.” Katanya melanjutkan, walau sebenarnya dia tak bisa melepas gadis dihadapannya. Cintanya sudah terlalu dalam. 3 tahun yang dilewati bersama gadis itu takkan pernah ia lupakan.

“Tapi, berjanjilah, Cheri. Kau akan datang kepadaku jika kau mengalami kesulitan. Aku akan membantumu sebisaku.” Kata Ryeowook.

“Ho-oh.” Kata Cheri sambil mengangguk.

Tiba-tiba, Ryeowook memegang kepala Cheri, dan memeluknya dengan lembut. Cheri membalas pelukan Ryeowook. Beberapa saat kemudian, Ryeowook melepaskan pelukannya.

Tiba-tiba, ada mobil berhenti di depan mereka. Pengemudinya membuka jendela mobil dan memanggil Cheri.

“Cheri!” Kata Pengemudi itu dengan suaranya yang nge-bas.

“Itukah laki-laki yang akan dijodohkan dengan Cheri?” tanya Ryeowook dalam hati, karena dia sangat familier dengan laki-laki itu.

Kyuhyun!

“Oh Tuhan, itu kan temanku!!” Kata Ryeowook dalam hati.

“Uh, Ryeowook, jadi kamu-kah, pacar Cheri selama ini?” Tanya Kyuhyun.

“Yeah,” jawab Ryeowook lirih. Dia tak menyangka.

“Maafkan aku, Ryeowook. Kau juga harus tahu, aku juga harus putus dengan pacarku. Kau tahu kan siapa dia?” Tanya Kyuhyun sedih.

“Yeah, Hyunjin, kan?” Kata Ryeowook pelan.

“Yeah, aku juga sedih, sama. Tapi aku tak berani menampilkannya di depan orangtuaku.” Kata Kyuhyun lagi.

Cheri hanya bengong memandangi 2 lelaki itu. “Bagaimana dengan hubungan pertemanan mereka!?” Tanyanya dalam hati.

Beberapa saat kemudian, Hyunjin datang menemui Cheri. Kyuhyun begitu terkejut.

“Kyu...hyun?” kata Hyunjin tak percaya. Kyuhyun mulai menangis tanpa ia sadari.

“Hyunjin...” Kata Kyuhyun.

Tanpa sengaja, berempat sudah menangis nggak karuan. Banyak orang memelototi mereka. Dan tanpa mereka sangka, ortu Cheri datang menjemput mereka. Mereka sangat terkejut ketika melihat 4 anak itu menangis.

“Kenapa... Kalian menangis?” Tanya Appa-nya Ryeowook.

“Cheri, jangan nangis-ah! Bikin malu Amma aja.” Kata Amma Cheri sambil mengusap mata anaknya.

Cheri sudah diluar kendali. dia tiba-tiba histeris ketika Ammanya menyentuh pipinya dan menariknya pulang.

“RYEOWOOK!! RYEOWOOK!!”(#np : Smile Again – Ryeowook) Jeritnya ketika ibunya menariknya.

“Cheri!! Apa maksudmu?” Tanya Ammanya Cheri lagi. Appanya Cheri hanya bengong ngeliat anaknya. Mungkin kaget aja.

“RYEOWOOK!! Aku Takkan pergi darimu!! Saranghaeyo!!” Jerit Cheri lagi sambil menangis.

“CHERI!” Kata Ammanya Cheri lagi. Ryeowook ingin menarik Cheri, tapi dia tau, kalau dia lakukan itu, maka dia akan makin dibenci oleh ortunya Cheri. Maka dia hanya memandangi Cheri yang ditarik ke dalam bus walau Cheri masih histeris memanggil-manggil namanya.

Ryeowook seolah tak percaya. Bukan hanya dia yang tak ingin Cheri pergi, tapi Cheri juga tak ingin Ryeowook pergi. Ryeowook hanya memandangi bus yang membawa Cheri pergi semakin jauh.

Beoseuga tteonago nahollo nama
Deongkeureoni nunmureun keureongi
Mideojiji anneun motgo sipji aneun
Ibyeoreul eojjeoni nae gaseum ttureo jigo
Keu jari e keudaero nega ol ttaekkaji kidaryeo
You know nae onmam dahae saranghan neol
Idaero bonael suneun eopdan geol My love

















Ryeowook mulai tersadar dari bengongannya dan berjalan lunglai pulang. Dia tak berani menangis di jalanan. Dia tak percaya bahwa Cheri harus pergi darinya dan tak tahu kapan Dia dapat bertemu dengan Cheri lagi.

Kyuhyun yang sudah daritadi pergi terus menangis dengan perlahan. Matanya terus tergenang oleh air mata. Ia terus memukuli setir mobilnya.

“Huh! Ini menyebalkan!!!” Jeritnya dalam hati.

Ya, keadaan seperti ini memang menyebalkan.

o o O o o

“Cheri!! Kamu itu!! Bikin malu mama aja!!!” Kata Ammanya Cheri saat sudah dirumah. Mamanya emang mentingin kayak nama baik gitu.

Cheri terdiam. Ia tak bisa menjawab ibunya. Dia tak menyukai Kyuhyun, memang.

“Lihat foto ini!! Apa kamu tak tahu, kamu itu sangat beruntung, akan memiliki suami secakep ini!?” Bentak Amma-nya Cheri sambil menyodorkan foto Kyuhyun.



















Yah, Cheri memang mengakuinya. Kyuhyun memang tampan. Tapi, walau begitu, dia memiliki sifat tidak baik yang tidak diketahui oleh ibunya : Dia sangat sinis dan cuek. Memang, jika dibandingkan dengan Ryeowook, Kyuhyun memang lebih cakep.

Tapi, Cheri jauh lebih mengenal dam mencintai Ryeowook.

Sementara, Ryeowook yang berada di rumahnya terus menangis tanpa suara. Sesekali dia memukuli tembok dan menjeduk-jedukkan kepalanya ke dinding kamarnya.

Siwon, Leeteuk, Kibum, dan Yesung terus memperbincangkan, tentang apa yang sebenarnya terjadi pada Ryeowook yang malang.

Kibum : “Hyung, Wookie kenapa tuh?” *Muka iba..*
Leeteuk : “Entahlah, tak biasanya dia seperti ini...” *Muka bingung*
Siwon : “Kalau menurutku, Ryeowook ada masalah cinta nih.” *Tangannya sambil gerak-gerak kayak biasanya.*
Yesung : “Berhenti menggerakkan tanganmu! Kau membuatku pusing!” *Ekspresi sebal*
Siwon : “Ah, maafkan aku, hyung.”
Leeteuk : “Ayo kita tanya sama pastur Siwon!!” *nunjuk Siwon*
Siwon : “Loh..? Kok aku??” *Bingung*
Leeteuk : “Tadi kamu yang berani menebak!”
Siwon : “Hyaaa~~ Kan cuma nebak, hyung~”
Leeteuk : “Ooowh,,”
Kibum : “Tapi kayaknya bener, nih. Apalagi aku denger-denger Cheri mau dijodohin.”
Yesung : “Denger darimana, Bum?”
Kibum : “Dari anak-anak kampus.”
Leeteuk : “Kasihan dia...” *Simpati mode : ON*
Yesung : “Aku lebih kasihan, hyung. Aku tahu dia sangat mencintai Cheri. Lima tahun dia menunggu, tiga tahun dia berpacaran.”
Kibum : “Tapi.. Tapi.. Tahun ini dia akan ujian! Sebentar lagi! Aku hanya takut masalah ini akan mempengaruhi nilainya yang dikenal baik.” *Panik~*

Tiba-tiba, Kyuhyun yang datang membanting pintu depan.

“KYUHYUN!! Jangan membanting pintu seperti itu! Rusak nanti!” Kata Kibum.

Kyuhyun tak peduli. Ia sangat benci hari ini.

“Kibum hyung, kau tahu kan Cheri akan dijodohkan. Mau tahu dengan siapa? DENGANKU!! AKU TAK MAU!! RYEOWOOK HYUNG TAK MAU, CHERI JUGA!!” Kata Kyuhyun sambil berteriak.

Semua terkejut. Ruangan itu sempat hening beberapa saat.

Ryeowook yang di kamarnya mendengar Kyuhyun berteriak juga terkejut. Dia lalu keluar dan menghampiri semuanya.

“Sudahlah, Kyuhyun. Ini memang takdir.” Kata Ryeowook lirih. Matanya masih membengkak.

Kyuhyun menarik baju Ryeowook. “TAKDIR? INI TAKDIR, HYUNG? Apa hyung mau Cheri jadi milikku? Apa hyung rela? Aku tak ingin memilikinya! Dia hanya milikmu!!” Kata Kyuhyun yang sedang emosi tinggi.

Continue...